Love Struck Part 2

Tittle                      : Love Struck Part.2

Cast                       : Cho Kyuhyun, Seo Joo Hyun

Older Cast           : Lee Taemin, Choi Sulli, Kim Hyoyeon

Cameo                  : All member SNSD, Super Junior, and find out for yourself.

Genre                   : Romance, Frienship, Family.

Type                      : Chaptered

Rating                   : PG (Parental Guidance Suggested)

Author                  : Yoo Rae (Rachel)

 

***

 

 

Changi-ya. Cepatlah kemari. Ada sesuatu yang penting. Di dorm Suju ya.

 

Taeyeon membaca text message dari suaminya itu langsung bingung. Seohyun hilang dan harus dicari. Tapi ada hal penting dan dia harus menemui suaminya. Taeyeon memutuskan untuk pergi ke dorm Suju untuk menemui suaminya. Dan sekalian dia bilang bahwa Seohyun hilang.

 

Taeyeon melajukan mobilnya ke arah dorm Suju yang tak jauh dari rumahnya. Sekitar 20 menit dia sudah sampai didepan gedung SM yang didalamnya terdapat dorm Suju. Taeyeon langsung memarkir mobilnya. Dan segera turun langsung memasuki gedung SM. Taeyeon sampai didepan dorm Suju. Dia mengetuk pintu terlebih dahulu sebelum memasuki.

 

“Huft, untunglah kau datang changi-ya.”Leeteuk membuka pintu dan kebenaran istrinya yang datang.

 

“Ada apa yeobo?”tanya Taeyeon.

 

“Ani, ayo masuk dulu.”Leeteuk mempersilahkan istrinya masuk dan langsung memberitahu apa yang terjadi.

 

“Seohyun pingsan dijalan. Dan Kyuhyun yang menolongnya. Dia sepertinya kelelahan. Karna memang hari ini dia sedang sakit kan? Kondisinya tidak terlalu parah. Namun panasnya tinggi sekali.”jelas Leeteuk kepada Taeyeon.

 

“Mwo?!!”kejut Taeyeon.

 

**********

Love Struck Part. 2 >>>

 

~Author POV~

Malam setelah kejadian itu. Leeteuk membiarkan Kyuhyun mengantar Seohyun pulang. Karena ia ada urusan mendadak. Pagi ini Seohyun terkejut karena tiba-tiba ia sudah berada di kamarnya. Seohyun tidak mengingat  kejadian malam itu. Pagi ini dia merasa dirinya sangat segar. Dan dia memutuskan untuk masuk kembali ke kampus. Kini ia telah sibuk untuk bersiap pergi ke kampusnya.

Sebelum pergi ke kampus ia harus menghabiskan sarapan yang dibuat eommanya. Dia memakannya dengan lahap di meja makan. Eommanya kini sedang memasak didapur yang dekat dengan meja makan.

“Eomma semalam apa yang terjadi dengan ku?” tanya Seohyun pada eommanya.

“Semalam kau pingsan dijalan Seohyunie.”jawab eomma Seohyun.

“Mwo?! Kenapa bisa? Lalu siapa yang mengantarku pulang?”tanya Seohyun disela-sela makannya.

“Seorang namja tampan, dia bilang bahwa dia adalah teman Leeteuk. Kau itu kelelahan Seohyun, apa kau yakin akan kekampus hari ini?”jawab eomma ditengah pekerjaan memasaknya.

“Ohh.. Aku yakin eomma, aku sudah tidak apa-apa, bahkan pagi ini aku tampak semangat sekali.. hmmm,  siapa nama namja itu eomma?”tanya Seohyun yang masih penasaran.

“Entahlah. Dia tidak memberitahu eomma. Tenang, dia sangat baik kok. Cepat habiskan sarapanmu, nanti kau telat. Ini sudah jam berapa Seohyunie?”tukas eomma. Seohyun yang sedang melamun tersadar akan peringatan eomma.

**********

Seohyun sudah sampai di kampusnya. Dia segera menuju kelas. Setelah dia sampai masuk dikelas. Dia melihat disebelah kanan tempat duduknya ada seorang yeoja yang emm… cantik, sedang duduk sambil berkutik dengan iPod nya. Dia baru menyadari bangku disebelah kanannya itu kosong sejak kemarin. Dan sekarang sudah sudah terisi dengan yeoja itu. Ia berniat berkenalan. Tapi diurungkan niatnya. Karena tidak ingin mengganggu yeoja yang sedang asik dengan iPodnya itu.

Seohyun memutuskan untuk keluar kelas. Dan dia berniat untuk bertemu Hyeyeon dikelasnya. Ternyata dia baru tahu kalau kelas Dance-I itu di lantai dua gedung ini. Setiap gedung di SM University ini memang mempunyai dua lantai.

Seohyun menaiki setiap anak tangga dengan perlahan. Disebabkan kakinya lah yang masih sakit. Saat dia sudah dilantai atas. Dilupakan niat untuk kekelas Hyoyeon karena mata Seohyun sudah terperangkap pada taman bunga di halaman atas gedung itu. Tanpa berfikir banyak dia segera menuju taman itu. Seohyun duduk di bangku taman itu. Selama dia duduk dia hanya melamun, entah apa yang dilamunkannya. Kadang dia memainkan bunga-bunga yang ada di taman itu. Sesekali Seohyun flashback perkataan eommanya tentang kejadian tadi malam.

Sekarang Seohyun sedang menatap orang-orang yang berlalu-lalang di hadapannya. Saat itu matanya tidak sengaja memperhatikan namja yang baru saja keluar dari kelas. Saat dia melihat kelasnnya, ternyata kelas itu Music-I. Lalu dia kembali melihat namja yang sedang berjalan itu. Para yeoja yang berpas-pasan dengan namja itu sangat terpengarah dengan wajah yang berbinar-binar. Namun penglihatannya yang sama dengan yeoja yang berpas-pasan dengan namja itu berubah menjadi tatapan yang tajam.

“Yak! Akhirnya aku bertemu juga dengan mu Cho Kyuhyun pembawa sial. Kali ini aku tidak membiarkan mu pergi sebelum aku mendengar permintaan maaf mu!!!”teriak Seohyun yang sekarang sudah berada dihadapan Kyuhyun dengan tatapan yang menusuk.

“Aigoo, kenapa aku selalu bertemu dengan yeoja babo ini??”umpat Kyuhyun. Seohyun yang mendengarnya seakan ingin meninju muka namja dihadapannya. Untunglah Seohyun bisa mengontrol emosinya.

“YAK!! Sekarang kau lebih baik minta maaf padaku. Apa susahnya sih tinggal bilang ‘Mianhae, Seohyun-ssi’??”ucap Seohyun kesal.

“Cih! Apa peduliku?”ucap Kyuhyun dengan wajahnya yang mendekat dengan wajah Seohyun. Seohyun mengerjap, mengapa jantungnya berpacu lebih cepat. Dan seakan ingin lompat dari tempat. Sedangkan Kyuhyun yang melihat ekspresi Seohyun, ia menghiraukannya. Kyuhyun tersenyum dengan senyum evilnya pada Seohyun. Dan dia segera pergi meninggalkan Seohyun yang masih mengerjap tak percaya.

Kyuhyun sedang turun dari tangga. Seohyun sadar dari terkejutannya tadi, lalu ia berlari mengejar Kyuhyun. Seohyun ikut menuruni tangga seperti Kyuhyun. Namun saat ia hendak menuruni satu tangga lagi agar bisa bersebelahan dengan Kyuhyun, bodohnya Seohyun malah tersandung undakan anak tangga tersebut. Hingga akhirnya dia terjatuh. Oh, dia tidak benar-benar terjatuh. Dia tahu rasanya sakit bila jatuh. Namun dia sama sekali tidak merasakannya.

BUGG~

HUUP~

Seohyun ditangkap oleh Kyuhyun saat itu. Untunglah dia tidak terjatuh lagi dengan alasan yang sama. Karena namja pembawa sial itu. Mata Kyuhyun bertemu dengan mata Seohyun. Kali ini jantung Kyuhyun yang berdegup kencang dan seakan ingin keluar dari tempat persembunyiannya. Seohyun juga mengalami hal yang sama. Mereka diam untuk beberapa saat dengan posisi lengan Kyuhyun menahan pinggang Seohyun agar tidak jatuh. Mereka berdua telah menyadari posisi mereka sekarang. Seohyun kembali di posisi yang normal. Berdiri di sebelah Kyuhyun.

“Gomawo.”ucap Seohyun malu. Dia yakin saat ini pipi nya sudah merona. Karena dia pertama kali di perlakukan seperti tadi oleh seorang namja. Seohyun tertunduk malu.

“Kau ini kenapa selalu bertingkah bodoh ?”tanya Kyuhyun enteng.

“Mianhae.”maaf Seohyun pada Kyuhyun singkat.

“Karena kau sudah meminta maaf. Maka tak usah lagi aku minta maaf pa-da-mu!”tegas Kyuhyun. Wajah Seohyun yang sedari tadi tertunduk kini langsung menatap mata Kyuhyun. Kali ini dia sudah tidak bisa berkata apa lagi. Kyuhyun balas menatap mata Seohyun dengan tatapan dingin. Lalu Kyuhyun berlalu meninggalkan Seohyun yang terpaku. Seohyun sudah tidak bisa marah lagi pada Kyuhyun. Setidaknya Kyuhyun sudah menolong Seohyun.

***

~Seohyun POV~

Saat ini aku sedang berada dikelas. Aku sudah tidak mau negingat kejadian tadi pagi. Hari ini aku berniat untuk berkenalan dengan teman sekelas ku. Kebetulan mood ku sedang baik, walaupun sempat dirusak oleh namja sinting itu. Oh ya, sepertinya yeoja disebelah ku kini sedang tidak sibuk. Lebih baik aku langsung bertanya berkenalan saja.

“Annyeong!”sapaku. Dia menoleh kearah ku. Dan membalas sapaanku.

“Annyeong! Waeyo?”balasnya.

“Ani-ya. Aku hanya ingin berkenalan dengan mu. Hmm, siapa namamu?”tanya ku dengan nada yang ceria. Serta menampakkan senyuman terbaikku.

“Oh, aku Choi Jin Ri imnida. Kau bisa memanggilku dengan Choi Sulli. Namamu?”jelasnya. Ternyata namanya Choi Sulli. Baiklah, ku harap dia orang yang baik.

“Ne, kalau aku Seo Joo Hyun imnida. Bisa dipanggil Seohyun. Senang berkenalan dengan mu Sulli-ya.”jawabku sambil mengulurkan tanganku padanya. Dia membalas uluran tanganku.

“Senang berkenalan dengan mu juga Seohyun-a.”ucapnya sambil berjabatan dengan tangan ku.

Setelah berkenalan kami berdua banyak menghabiskan waktu dikelas dengan berbincang-bincang. Ternyata Sulli orang yang sangat menyenangkan. Dia juga asik untuk dijadikan teman mengobrol.

***

~Author POV~

Saat istirahat pun tiba. Tidak terasa bagi Seohyun dan Sulli. Karena selama dikelas, mereka habiskan waktu hanya untuk mengobrol. Saat ini Seohyun berniat untuk mengenalkan Sulli pada Hyoyeon. Mereka berdua berjalan ke kelas Hyoyeon, tentunya mereka akan naik  ke lantai dua. Mereka sampai di kelas Hyoyeon. Diedarkan pandangan Seohyun ke dalam kelas Hyoyeon. Ternyata Hyoyeon ada disana. Hyoyeon menyadari kedatangan Seohyun, dan langsung melambaikan tangannya ke arah Seohyun. Seohyun membalas lambaian tangan dari Hyoyeon. Lalu, Hyoyeon menghampiri Seohyun.

“Yak! Apa luka di kakimu itu sangat parah, eoh? Sampai kau tidak masuk kampus.”tanya Hyeyeon pada Seohyun sambil memeluknya sekilas. Hyoyeon juga menyadari kehadiran Sulli dibelakang Seohyun.

“Nanti akan ku ceritakan padamu. Hyoyeon-a, perkenalkan ini teman sekelasku, namanya Sulli.”kenal Seohyun pada Hyoyeon. Sulli mengulurkan tangannya kepada Hyoyeon, dan Hyoyeon menyambut tangan Sulli dengan antusias.

“Sulli-ya, Hyoyeon imnida. Senang berkenalan dengan mu.”ucap Hyoyeon sambl memperkenalkan diri juga.

“Baiklah, kenal-kenalan cukup. Bagaimana kalau sekarang kita ke kantin, aku lapar. Eottokhae?”ajak Seohyun.

“Ne.. Kajja!”ucap Sulli dan Hyoyeon berbarengan. Hua~ baru kenal tapi sudah kompak ya. Akhirnya, mereka berjalan ke arah kantin. Mereka melewati lapangan basket yang berada di halaman gedung 4. Mata Sulli terperangah ketika melihat pemain salah satu pemain basket tersebut. Sontak dia menghentikan langkahnya, dan bengong sibuk memperhatikan gerak-gerik si pemain. Di balik baju basket yang dilihat Sulli tertera angka 19. Siapa kira-kira pemain bernomor 19 itu ya? Hmm, Seohyun yang sudah di depan Sulli kini menghentikan langkahnya juga. Seohyun melambai-lambaikan tangannya di depan wajah Sulli. Sulli tersadar.

“Oh, mianhae aku melamun.”maaf Sulli. Dia sadar dari lamunannya.

“Gwenchanha-yo. Hayo~ kau sedang memperhatikan siapa??”goda Seohyun.

“Aniyaa!! Sudahlah ayo cepat ke kantin.”ucap Sulli.

“Ne, arraseo. Kajja!”

Akhirnya mereka meneruskan perjalanan mereka kekantin yang sempat tertuda karena pemberhentian Sulli yang sedang terkagum-kagum oleh seseorang. Sekarang mereka bertiga sedang menunggu makanan yang mereka pesan.

“Yak Seohyun-a, ayo ceritakan kenapa  kau tidak masuk?”pinta Hyoyeon pada Seohyun dengan nada setengah berteriak.

“Waktu kemarin kan sudah ku jelaskan kalau aku deman Hyoyeon-a”ucap Seohyun tenang.

“Tapi kau kuhubungi tak bisa, pesan pun tak kau balas. Bukannya paginya aku masih bisa menghubungimu.”ucap Hyoyoen, masih penasaran ada apa yang terjadi dengan Seohyun.

“Um, itu. Saat siang hpku low dan malamnya aku keluar. Lalu kata eomma malam itu aku pingsan di jalan, dan yang kebetulan menolongku adalah teman Leeteuk oppa.”jelas Seohyun.

“MWOO?? Aish kenapa kau bisa pingsan seperti itu? Saat malam hari pula. Untunglah kau selamat.”jawab Hyoyeon terkejut serta cemas. Sulli hanya memperhatikan mereka mengobrol. Karena dia sudah tahu saat dia dan Seohyun mengobrol dikelas.

“Oh ya Hyoyeon-a, Sulli-a. Apa kau tahu? Ternyata namja ayan yang menabrakku kemarin itu adalah Cho Kyuhyun, dan dia juga member Super Junior. Berarti dia itu teman Leeteuk oppa juga. Aish~ dunia sempit sekali.  Ku dengar dari Leeteuk oppa bahwa dia juga pemilik kampus ini.”jelas Seohyun panjang lebar dengan suara yang agak dikecilkan.

“Ih! Babo-yaaaaa!! Aku sudah tahu sebelum kau tahu!! Seohyun kau kemana saja sih???”ucap Hyoyeon geregetan dengan Seohyun.

“Hahaha, lucu sekali kau Seohyun, ternyata kau baru mengetahuinya sekarang? Huft~”ucap Sulli menyambung ucapan Hyoyeon.

“Hehehe, mianhae. Aku kurang update berita selebriti. Atau semacam itulah~”ucap Seohyun.

“Annyeong, ini pesanannya. Selamat menikmati.”seorang pelayan dikantin itu datang menghampiri Seohyun, Hyoyeon, dan Sulli. Ternyata pesanan mereka sudah datang. “Gomawo.”ucap mereka bertiga pada ahjumma si pelayan itu dan mereka pun langsung menyantapnya. Meninggalkan sejenak obrolan mereka tadi.

***

Mereka bertiga sudah memasuki kelas masing-masing. Hari ini mereka masih belum belajar efektif. Entah apa sebabnya. Seohyun dan Sulli kembali berbincang-bincang dikelasnya. Tiba-tiba pengumuman di pengeras suara di kelasnya berbunyi.

Untuk seluruh mahasiswa Kelas I gedung Artnation. Mohon berkumpul di Aula Artnation Building segera. Kamsahamnida.

Kelas tampak hening selama pengumuman berlangsung. Setelah selesai pengumunan seluruh isi kelas bergeagas meninggalkan kelas untuk segera ke gedung aula. Termasuk Seohyun dan Sulli. Saat mereka keluar kelas ternyata ada Hyoyeon yang sedang turun dari tangga. Seohyun dan Sulli segera menghampiri Hyoyeon.

“Hai Hyoyeon. Ada apa ya kira-kira kita dipanggil ke aula. Apakah ada pengumuman penting?” tanya Sulli pada Hyoyeon. Seohyun nampak setuju dengan pertanyaan Sulli. Mereka terus berjalan ke aula sambill mengobrol.

“Entahlah, kudengar-dengan Lee Soo Man pemilik sekolah ini, ingin mengadakan event. Tapi aku tidak tahu event apa. Makanya kita tidak belajar efekti selama satu minggu ini, tapi kudengar juga sampai dua minggu lho!”jelas Hyoyeon.

“Oh, seperti itu ya.”balas Sulli setelah mendengar pernyataan Hyoyeon.

“Yak, Hyoyeon. Aku bingung padamu. Kau bilang Kyuhyun yang punya sekolah. Sekarang Lee Soo Man. Mana yang benar sih?”ucap Seohyun bingung.

“Aduh, Seohyun-a. Kau ini benar-benar ketinggalan zaman sekali.”jawab Sulli.

“Memang. Biar ku jelaskan. Dengar baik-baik, eoh?”tanya Hyoyeon. Seohyun mengangguk.

“Lee Soo Man kan pemilik SM Entertaiment. Nah, dia itu sangat dekat dengan appa Kyuhyun, Cho Young Hwa. Lee Soo Man dan Cho Young Hwa bekerja sama mendirikan sebuah Universitas. Dan jadilah SM University. Kyuhyun selaku anak dari pemilik SM University dan juga member boyband yang ada di dalam SM Entertaiment bersama oppa mu itu.”jelas Hyoyeon panjang lebar.

“Oh jadi seperti itu.”Seohyun mengiyakan penjelasan Hyoyeon. Tak terasa mereka sudah berada di depan aula. Terlihat beberapa mahasiswa lainnya sudah memadati isi aula dan mengambil tempat duduk masing-masing. Seohyun, Sulli, dan Hyoyeon pun segera memasuki aula tersebut dan segera menempatkan tempat duduk. Mereka duduk sederet. Tak lama Lee Soo Man sang pemilik universitas memasuki aula itu juga, dengan dua bodyguard disebelahnya. Lee Soo Man langsung berdiri di depan podium untuk segera melangsungkan pengumuman yang sangat penting itu.

“Annyeonghaseyo.”salam Lee Soo Man.

“Annyeong…”jawab seluruh mahasiswa serempak.

“Kamsahamnida untuk kehadiran kalian disini.”buka Lee Soo Man, lalu beliau meneruskan pembicaraannya. “Baiklah saya akan segera membacakan pengumuman yang sangat penting bagi kalian terutama mahasiswa dari Artanation Majoring. Saya selaku pendiri perusahaan SM Entertaiment sekaligus SM University. Akan mengadakan SM Entertaiment Audition. Selama 4 hari kedepan kami akan mengadakan pendaftaran audisi tersebut, tepatnya jam 19.00 KST. Dan siapa yang menjadi pemenangnya akan masuk sebagai artist SM Entertaiment. Bagi yang berminat dan merasa mempunyai bakat yang baik untuk audisi ini. Silahkan mendaftar dan datang langsung ke gedung SM Entertaiment. Karena saya tidak mempunyai waktu banyak, maka saya rasa informasi saya cukup, bagi yang kurang jelas bisa melihat Announcement di mading, dan kamsahamnida. Kalian boleh menuju kelas masing-masing.”jelas Lee Soo Man panjang lebar.

Setelah membacakan pengumuman itu, beliau segera meninggalkan ruangan aula tersebut. Banyak mahasiswa yang sedang membicarakan hal ini. Begitu juga dengan Seohyun, Sulli, dan Hyoyeon. Mereka tampak ingin sekali mengikuti ajang tersebut. Apalagi Seohyun, ini peluang emas baginya. Karena inilah cita-citanya sejak dulu. Sudah ada diawang-awang. Seohyun berniat malam nanti akan ke gedung SM entertaiment. Dia akan mendaftarkan diri.

“Apa kau tertarik dengan ajang itu Sulli? Seohyun??”tanya Hyoyeon. Mereka bertiga meninggalkan gedung aula, dan balik menuju kelas mereka.

“Aku sangat tertarik. Bahkan nanti malam rencananya, aku akan datang langsung ke gedung SM Ent untuk mendaftarkan diri.”jawab Seohyun semangat.

“Benarkah? Wah~ aku sebenarnya juga tertarik sih, tapi aku belum mempersiapkan diri secepat mu Seohyun.”jawab Sulli disertai anggukan Hyoyeon.

“Iya sih benar juga kau Sulli-ya. Mungkin aku akan memikirkannya nanti. Oh ya Sulli, Hyoyeon kalian balik saja kekelas duluan. Aku ingin ke toilet sebentar. Bye~”pamit Seohyun. Seohyun pergi meninggalkan Sulli dan Hyoyeon. Seohyun segera melangkahkan kakinya ke arah toilet dekat kelas Vocal-III tak jauh dari kelasnya. Tak lama kemudian Seohyun berjalan, kini dia telah sampai di toilet dan segera memasukinya.

“Hah, kurasa aku harus meminta pendapat Taeyeon eonni tentang hal ini. Baiklah aku menghubunginya sekarang saja.”Seohyun bergumam di depan wastafel toilet tersebut. Seohyun memencet speed dial di hpnya dan mendekatkan hpnya ke telinganya. Seohyun mendengar nada sambung telepon itu sejenak. Tak lama orang diseberang telepon itu memulai pembicaraan.

“Yeobseo, ada apa Seohyunie?”sapa Taeyeon.

 

“Ani eonni, apa aku mengganggu mu?”

“Tidak, waeyo Seohyunie?”

 

“Taeng eonni, di kampusku mengadakan audisi untuk menjadi artist SM Ent. Aku ingin ikut. Rencananya aku akan ke gedung SM nanti malam untuk mendaftar. Apakah itu terlalu cepat eonni?”jelas Seohyun di telepon.

“Aihh, saengku yang satu ini ternyata sudah tidak ketinggalan zaman lagi.”goda Taeyeon.

“Yak!! Aku tidak sekuper itu eonni. Tadi Lee Soo Man sendiri yang mengumumkannya tau! Ayolah eonni cepat berikan pendapatmuuu~”.

“Ne.. Ne..Tapi eonni sudah mengetahui berita itu sebelum kau Seohyunnie. Bahkan eonni sudah diterima disana serta masuk menjadi member girlband disana yaitu Girls’ Generation atau SNSD.”

“Ih jahat sekali kau eonni tidak memberitahuku. Tapi, chukkae-yo eonni. Semoga kau sukses bersama Leeteuk oppa.”sahut Seohyun.

“Gomawo Seohyunie. Hehe, oh ya menurut eonni sih tidak apa-apa jika kau akan mendaftar malam ini. Masalahnya apa kau sudah yakin dan siap?”

 

“Kalau masalah yakin, aku sungguh yakin eonni. Kau tahu kan cita-cita ku. Itulah yang membuat ku yakin. Untuk siap atau tidaknya aku masih labil. Eonni persiapan apa yang aku harus lakukan?”

“Persiapan? Kau cukup menyiapkan apa bakat yang akan kau tunjukan nanti dihadapan dewan juri. Kau tahu siapa saja jurinya? Banyak Seohyunie, kebetulan eonni masuk disana sudah menjadi leader, karena eonni lebih tua dari member yang lain. Eonni juga menjadi juri bersama Leeteuk oppa. Dan juri lainnya diambil dari leader dan maknae artist SM Ent. Maka itu eonni bisa menjadi juri.”jelas Taeyeon panjang lebar.

“Huaaa~ banyak sekali eonni, aku jadi takut.”

“Tenang yang ada di stage hanya ada 4 juri, yaitu Victoria Song leader F(x), Lee Taemin maknae SHINee, eonni dan oppa, serta Cho Kyuhyun maknae Super Junior. Hehehe ada 5 orang ya? Tapi eonni dan oppa dianggap satu karena couple. Jangan takut Seohyunie, kau cukup menunjukan bakat terbaikmu dan hwaiting!! Eonni selalu mendukungmu.”

 

“Gomawo eonni, baiklah sepertinya kita sudah lama ditelepon, dan aku pun harus segera kembali ke kelas. Kalau aku ingin meminta bantuanmu nanti aku akan menguhubungi eonni  lagi, arraseo?”ucap Seohyun dia tampak terkejut dengan pernyataan Taeyeon. ‘Omo! Mati aku, ada Kyuhyun juga pula jurinya. Eottokhae?’gumam Seohyun dalam hati.

“Ne, arreseo. Sudah sana kembali ke kelas!”

 

“Ne eonni ku yang bawel. Annyeonghi kyeshipshio eonni.” Seohyun memutuskan sambungan di teleponnya. Dia rasa informasi ini cukup untuk pendaftarannya malam nanti. ‘Hwaiting Seohyun’ gumamnya dengan tangan yang meninju ke udara. Seohyun segera keluar dari toilet tersebut. Dan menyusuri langkahnya melewati koridor kampunya untuk kembali ke kelas.

~Seohyun POV~

Aku kembali menuju kelasku. Dijalan aku melihat namja sedang berjalan berlawan arah denganku di kejauhan. Saat langkah ku semakin dekat dengan namja itu, ternyata dia ingin menghampiri ku. Aku bisa melihat siapa yang mendekat kearah ku itu. OMO!! CHO KYUHYUN!! Aish~ mau apa lagi dia denganku coba. Sekarang dia sudah berada dihadapan ku.

“Untunglah aku bertemu denganmu disini. Kajja, ikut aku!!”belum sempat aku membalasnya, dia sudah menarik tangan ku dan menyeretku untuk mengikuti langkahnya.

“YAK CHO KYUHYUN!! Lepaskan aku. Ternyata kau ini tukang paksa ya!! Kita mau kemana??”aku terus meronta-ronta mencoba melepaskan genggaman tangannya di tangan ku yang begitu kencang.

“Ahh, appo! Lepaskan!!!”aku merintih sakit ketika dia menggenggam tanganku begitu kerasnya. Percuma aku meronta untuk melepaskannya. Tenaganya begitu kuat, dan aku hanya pasrah mengikuti langkahnya.

“Kau ini bawel sekali, ikuti saja aku!”ucapnya tenang. Aku masih merintih kesakitan ditanganku. Tapi tidak lama Kyuhyun melonggarkan genggaman tangan ku. Tidak sekeras tadi, namun tetap saja aku risih dengan posisi ini. Dia membawa ku membawa ke lantai 2 gedung Artnation. Apa dia ingin menbawa ku ke kelasnya? Dia berjalan cukup cepat sehingga aku harus mengikuti langkahnya yang cepat itu. Saat menaiki tangga dengan mengikuti langkah cepatnya, kaki ku terasa sakit.

“Aww~ appo.”gumamku sambil menahan untuk menghentikan langkah Kyuhyun.

“Yak! Kau ini apa tidak bisa pelan-pelan. Kau tahu? Lukaku yang bekas kau tabrak ini masih sakit tahu!!”protesku.

“Mianhae, tapi bisa kita cepat sedikit?”tanya Kyuhyun. Tadi dia bilang apa? Akhirnya dia mengucapkan kata itu juga terhadap ku. Tapi tumben dia baik. Dia membantuku memapahku menaiki tangga. Aku merasa darahku mengalir cepat dan jantungku berdegup kencang, saat Kyuhyun memapahku menaiki tangga. ‘Aish~ ada apa dengan ku? Eottokhae?’gumamku.

“Memang kita mau kemana sih harus cepat-cepat?”kali ini aku bertanya padanya.

“Sudah tidak usah banyak tanya, ikut saja!”

“Dasar tukang paksa!”sahutku. Setelah selesai menaiki tangga yang membuat ku tersiksa itu. Aku dan namja ayan ini terus jalan melewati taman bunga yang tadi pagi aku singgahi. Rasanya aku ingin ke tempat itu lagi. Kita sudah menuju suatu ruangan yang letaknya tidak mudah dilihat orang. Ruangan itu terletak disebelah taman bunga tersebut. Aku pun baru menyadari ada ruangan disebelah taman itu. Aku dan Kyuhyun sudah berada di depan ruangan itu. Aku dapat membaca label ruangan itu bertuliskan ‘Kyu Line Room’. Kyuhyun membuka pintu ruangan itu. Dengan segera Kyuhyun dan aku memasuki ruangan tersebut. Ruangan itu terlihat seperti ruangan pribadi. Kyuhyun sudah melangkah kedalam sedangkan aku masih memandangi ruangan tersebut.

“Kyuhyun-ssi ini ruangan apa?”tanya ku. Dia tidak menjawab. Dia malah terus meneruskan langkah nya. Saat masuk pintu tadi terdapat lorong, dan Kyuhyun menelusuri langkahnya di lorong ini, aku takut ketinggalan oleh Kyuhyun, maka aku sedikit mengejar langkah Kyuhyun yang sudah menjauh. Daripada aku tersesat diruangan misterius ini. Aku sudah berjalan sejajar dengannya. Sampai akhirnya sampai diujung lorong yang diabatasi oleh jendela yang view nya lansung memperlihatkan taman bunga  di depan tadi. Disisi kanan lorong itu terdapat sebuah pintu lagi. Kali ini dilengkapi password dan layar monitor. Kyuhyun menekan angka, mungkin itu password. Pintu sudah terbuka otomatis, dan pintu itu terbuka oleh orang yang berada didalamnya.

“Yak hyung kau sudah datang.”sapa namja di dalam saat pintu terbuka. Namja yang menyapanya tadi masuk kedalam ruangan yang terlihat seperti ruang keluarga. Kyuhyun menyusul melangkah memasuki ruangan itu juga. Aku pun mengikuti langkahnya sedikit ragu. Saat sudah masuk kedalam, aku melihat ada 5 orang namja disana.

“Urus dia untuk nanti. Aku istirahat sebentar.”ucap Kyuhyun pada salah satu namja. Lalu dia memasuki sebuah ruangan yang seperti kamar. ‘Di kampus kok ada tempat seperti ini ya? Aneh.’gumamku dalam hati.

“Siap hyung!!”ucap 5 namja itu serentak. Ternyayta Kyuhyun berbicara dengna semua namja yang ada disitu. Aku? Mau diapakan aku dengan 5 namja ini? Untuk nanti? Untuk apa? Huaaa~ aku takut.. Aku memperhatikan ruangan ini. Banyak game berserakan disini. Sebenarnya ini ruangan apa sih?

“Seohyun-ssi, kenalkan aku Lee Taemin, dia Choi Minho, dia Henry Lau, dan dua orang itu Lee Hyuk Jae atau Eunhyuk dan Oh Sehun.”ucap seorang namja mewakili untuk memperkenalkan semua namja yang ada di situ. Aku hanya mengangguk kecil. Lee Taemin? Dia kan maknae SHINee yang akan menjadi juri di SM Audition nanti, seperti yang dibilang Taeyeon eonni. Kenapa dia berada disini? Belum pertanyaan yang berada di benakku terjawab. Ada hal yang semakin membuat ku terkejut.

“Ya Seohyunie, kau sudah datang?”itu suara Taeyeon eonni, kenapa pula di bisa berada disini.

“Eonni? Kau… Kau kenapa bisa berada disini?”tanyaku yang masih terkejut. Ciaaatt~ ada apa sih ini sebenarnya?

“Sudahlah jangan bicara. Hey bocah-bocah ayo kita laksanakan tugas! Seohyunie kau diam-diam saja ya, dan turuti semua apa yang kami katakan untukmu.”jawab Taeng eonni. Tugas? Tugas apa?  Aish~ rencana apa coba yang dibuat Cho Kyuhyun namja ayan plus sinting itu yang menyangkut paut kan eonniku untukku ini.

**********

~Author POV~

Malam ini Kyuhyun akan menghadiri party yang diadakan temannya yaitu Lee Donghae untuk merayakan hari anniversary temannya itu dengan kekasihnya yaitu Jessica Jung. Tepat jam 20.00 KST. Kini dia sudah mengemudikan mobilnya untuk segera menuju party hyungnya tersebut. Tak lama dia sudah berada di tempat party tersebut. Kyuhyun segera memarkir mobilnya. Dan segera memasuki ke dalam gedung itu. Kyuhyun berjalan di red carpet untuk akses masuk ke dalam. Banyak blitz kamera dari paparazi yang berada di sisi kanan dan kiri red carpet untuk mengambil gambar seorang Cho Kyuhyun. Kyuhyun berjalan terus memasuki ke dalam. Di dalam, dia bisa melihat para teman segrup yang bernama ‘Kyu Line’ itu melambaikan tangan ke arahnya. Kyuhyun yang milihatnya segera menghampiri mereka.

“Ya, hyung kau sudah datang. Sudah lama kah?”tanya Kyuhyun pada Leeteuk yang berada di sekumpulan member Super Junior.

“Ani, baru beberapa menit yang lalu. Dimana mereka…?”jawab Leeteuk. Pertanyaan Leeteuk terpotong karena sapaan teman yang lainnya pada Kyuhyun.

“Ya hyung ternyata kau sudah datang.”sapa Henry yang menyadari kehadiran hyungnya itu.

“Ya, hyung kau memang ahli memilih ya. Dia cantik sekali seperti bidadari.. waaaw~ buat aku saja ya hyung? Lihat saja kau hyung, aku pasti akan merebutnya.”goda Sehun sambil menjulurkan lidahnya ke arah Kyuhyun.

PLETAK~

“Enak saja kau!”jitak Kyuhyun yang mendarat di kepala Sehun itu.

“Aish appo! Tenang hyung aku hanya bercanda.”tukas Sehun sambil mengelus kepalanya yang sakit karena dijitak oleh Kyuhyun.

“Ya evil Kyu, dia sedang dalam perjalanan bersama Taeyeon dan Tiffany. Mereka sebentar lagi sampai.”Eunhyuk memberitahu Kyuhyun.

“Baiklah kalau begitu, dimana Donghae hyung? Aku ingin memberi ucapan padanya.”tanya Kyuhyun pada mereka.

“Aish, kau tidak bisa bertemu Donghae sebelum partner mu itu datang dan kalau sudah, baru kau boleh pergi bersama partnermu itu menemui Donghae hyung.”ucap Taemin melarang hyungnya untuk bertemu dengan Donghae.

“Ne, arraseo.”jawab Kyuhyun singkat. Dia sudah tidak sabar melihat sebagaimana cantiknya partnernya itu. Tak lama setelah perbincangan mereka tadi. Yeoja yang ditunggu-tunggu nya kini sudah berada ditengah-tengah Kyuhyun dan para kerabatnya.

“Annyeong!”sapa ketiga yeoja yang berada dibalik Kyuhyun yang berdiri membelakangi kehadiran mereka. Kyuhyun menoleh dan segera membalikan badannya.

“Annyeong juga, wah ternyata kalian sudah datang.”sapa Siwon. “Kenapa kalian hanya berdua, satu lagi mana?”lanjut Siwon bertanya pada yeojachingunya Tiffany.

“Ini dia….. Seo Joo Hyun!”ucap Taeyeon dan Tiffany berbarengan. Seohyun muncul dari balik badan Taeyeon dan Tiffany. Seohyun nampak cantik dengan gaun malamnya yang panjang berwarna hijau tua. Dengan kalung yang menggantung dilehernya mempercantik penampilannya malam itu. Ditambah polesan makeup yang natural diwajahnya. Ternyata sedari tadi siang Taeyeon mengajak Seohyun ke mall untuk mencari gaun itu dan juga ke salon untuk merapihkan penampilan Seohyun yang telah dirubah menjadi barbie sekarang. Kyuhyun yang memperhatikannya, tidak bisa mengedipkan matanya saat melihat Seohyun. Kini Taeyeon sudah berdiri disamping Leeteuk dan Tiffany sudah bersama Siwon.

“Ehmm.. Sepertinya aku tinggal dulu ya Kyu, jaga saengku baik-baik ya.”ucap Leeteuk dan istrinya. Kyuhyun sadar dari keterpesonaannya terhadap Seohyun. Dan juga keterpesonaan Seohyun pada Kyuhyun yang nampak tampan dengan tuxedo hitamnya itu. Tapi ditepisnya rasa kagumnya itu pada Kyuhyun, karena Seohyun tetap menganggap dia adalah musuh yang selalu membuatnya sial. Pada malam ini pun dia juga kena sial dari namja ayan itu. Dia mengacaukan rencana Seohyun untuk pergi ke gedung SM Ent untuk mendaftarkan diri di SM Ent Audition itu. Tentunya dia merasa sangat kecewa.

“Sepertinya kita juga.”ucap yang lain bersamaan. Ternyata yang lain peka dengan ucapan Leeteuk dan Taeyeon yang sebagai kode untuk segera meninggalkan SeoKyu berdua. Akhirnya mereka semua pergi meninggalkan SeoKyu berdua. Kini tinggal mereka berdua. Suasana saat itu saat canggung sekali. Seohyun berdiri di depan Kyuhyun memecahkan kecanggungan.

“Kyuhyun-ssi kenapa kau tidak memberitahu kalau kau akan mengajakku ke acara ini sebelumnya?”tanya Seohyun.

“Ya jelas lah aku tidak memberitahumu, kalau aku memberitahumu kau pasti tidak akan mau.”jawab Kyuhyun enteng.

“Iyalah aku tidak akan mau, kau telah menggagalkan rencanaku Kyuhyun-ssi.”ucap Seohyun yang tertunduk sedih.

“Memang kau punya rencana apa sih?” tanya Kyuhyun pura-pura tidak tahu dengan rencana Seohyun untuk malam ini. Kyuhyun tahu dari Taeyeon, karena Taeyeon yang memberinya tahunya dan dia menyuruh Kyuhyun untukmenyiapkan surprise untuk Seohyun.

“Aniya, tidak penting untuk dijelaskan kepadamu.”Seohyun menjawab dengan nada yang dingin.

“Kajja, kita memberi ucapan pada Donghae hyung.”ajak Kyuhyun yang sekarang berdiri di samping Seohyun. Mereka jalan bersampingan. “Pegang tanganku.”peritah Kyuhyun. Tadinya Seohyun ingin menolak mentah-mentah perintah Kyuhyun. Namun Seohyun mengikuti instingnya untuk menerima perintah Kyuhyun dengan pasrah. Ia ingat pesan Taeyon eonni tadi, bahwa di aharus menuruti semua yang dikatakan Kyuhyun. Seohyun dan Kyuhyun berpegangan tangan selama berjalan menuju dimana Donghae dan Jessica berada. Kecanggungan terpetak jelas di antara keduanya. Seohyun merasa jantungnya berdegup tidak karuan. Sementara Kyuhyun melirik Seohyun yang tampak risih itu, lalu dia tersenyum dengan evil smirk nya. Taklama mereka sudah bertemu dengan Donghae dan Jessica.

“Yak hyung, Happy 1th Anniversary ya dengan Jessica, semoga kalian langgeng dan cepat menikah. Doakan aku menyusul ya hyung.”ucap Kyuhyun pada Donghae dan Jessica.

“Gomawo Kyuhyun. Hmm, siapa yeoja itu? Yeojachingu mu ya? Kenapa kau tidak bilang pada kami kalau sudah mempunyai yeojachingu?”ucap Donghae.

“Ani, dia hanya teman ku.”jawab Kyuhyun enteng. Seohyun yang mendengarnya jantungnya terasa seperti mencelos, entah kenapa merasa kecewa dengan pernyataan Kyuhyun. ‘Ani, kenapa kau harus kecewa. Memangnya siapa dia?’gumam Seohyun dalam hati.

“Aaaa, hanya sekedar temankah?”goda Jessica.

“Hmm, menurutmu?”jawab Kyuhyun. Mereka meneruskan perbincangan saat itu.Tak lama kemudian sang pembawa acara dari party tersebut memberitahu bahwa mereka akan segera melanjutkan acara ke acara pesta dansa . Setelah mendapat pemberitahuan dari sang pembawa acara, terdengar lantunan music classic di dalam gedung itu. Dan para tamu berdansa dengan partner masing-masing. Donghae dan Jessica meniggalkan SeoKyu berdua. Setelah itu Kyuhyun melihat Seohyun yang masih tertunduk entah apa yang harus dia lakukan. Kyuhyun menarik pinggang Seohyun untuk mendekat kearahnya. Seohyun terkejut, dia tidak bisa melepaskan tangan Kyuhyun yang begitu erat melingkar di piggangnya. Dia juga tidak mau membuat keributan di pesta itu hanya untuk meminta namja sinting di depannya itu melepaskan pelukannya.

“Berdansalah dengan ku.”bisik Kyuhyun di telinga Seohyun.

“Aku tidak bisa berdansa Kyuhyun-ssi.”jawab Seohyun polos. Memang benar dia tidak pernah berdansa makanya dia tidak bisa.

“Ikuti saja aku. Sekarang taruh dua tangan mu di bahuku. Dan ikuti saja gerakanku.”ucap Kyuhyun. Seohyun melaksanakan perintahnya. Dia sedikit gugup saat itu karena kedekatan mereka sudah tidak berjarak lagi. Seohyun mengikuti gerakan dari Kyuhyun. Seohyun merasakan pipinya memanas dan dia yakin kini sudah berubah warna menjadi merah. Seohyun baru pertama kali diperlakukan oleh seorang namja seperti ini. Menurutnya ini cukup romantis. Tapi masalahnya namja yang membuat suasana ini romantis adalah musuhnya sendiri. Tapi hati Seohyun merasakan kenyamanan berada di posisi seperti ini. Dia merasa terlindung di dekapan Kyuhyun. Mereka cukup lama berdansa dengan posisi seperti itu dengan keadaan hening. Seohyun memecahkan keheningan.

“Kyuhyun-ssi bagaimana jika ada wartawan yang melihat kita seperti ini. Kau tidak takut digosipkan oleh para wartawan itu? Kau kan artis terkenal.”ucap Seohyun sebagai kode untuk menyudahi dansa mereka.

“Aku tidak takut.”jawab Kyuhyun enteng.

“Kalau kau nanti dikabarkan berita miring tentang kau dan aku bagaimana?”

“Berita miring seperti apa?”jawab Kyuhyun yang berniat untuk menggoda Seohyun.

“Ya.. kita ditiduh mempunyai hubungan khusus, seperti itu? Aku pasti sangat risih dengan berita seperti itu. Aku takut….”belum sempat Seohyun meneruskan kalimatnya, Kyuhyun sudah memotong pembicaraannya.

“Kalau begitu, jadilah yeojachinguku?”jawab Kyuhyun.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………

TBC

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s