Only Hope – Fated for Loving You Part. 1

1426932026877

Tittle : Fated for Loving You

Cast :

Shin Ji Young

Cho Kyuhyun

Lee Donghae

Older Cast : find out for yourself.

Genre : Romance, Marriage llife

Type : Chapter

Rating : PG (Parental Guidance Suggested)

Author : ggktxyz

***

STORY BEGIN!

Setetes embun membasahi dedaunan di pagi hari. Menebarkan bau basah di setiap butir air yang ada di permukaan hijaunya daun.

Seorang gadis menapaki sebuah jalan. Lebih tepatnya taman di sebuah pulau nan indah di Korea Selatan.

Gadis itu berdiri. Mengadahkan kepalanya melihat sang mentari yang sedikit demi sedikit memunculkan dirinya untuk menyinari dunia.

Di tempat nan indah ini.

Jangan pergiHiks…”

Maaf, aku harus pergi…”

Tapi aku mencintaimuTolong beri aku kesempatan. KumohonHiks…”

Semua sudah terlambat JiYoung-ah,”

Aku tau, tapi tolong jangan pergi secepatitu,”

Aku pergi untuk karirku, tenang saja, aku pasti kembali.”

Tapi bukan kembali untukku,” Ji Young tersenyum miris.

Gadis itu tersenyum miris. Segelintir kenangan menghampiri kesedihannya.

Sedih.

Dulu,

Ya, dulu.

Ji Young mengenal seorang lelaki yang menurut pandangannya berbeda dari semua lelaki yang pernah dikenalnya. Kemudian mereka saling mengenal satu sama lain. Semakin dekat semakin semua orang mengira bahwa mereka adalah sepasang kekasih.

Padahal bukan.

Mereka. Hanya. Teman.

Menurut Ji Young.

Canda gurau, tertawa bersama, melakukan hal seperti seorang kekasih, berpegangan tangan, belajar bersama, mengerjakan tugas bersama, menebar kegilaan bersama. Semua serba bersama. Siapa yang tidak mengira bahwa mereka seorang kekasih? Tidak. Mereka hanya teman. Sungguh.

Menurut Ji Young.

Suatu saat, mereka saling bertukar cerita. Ternyata lelaki itu mempunyai seorang kekasih. Ji Young mengetahui bagaimana hubungan lelaki itu dengan kekasihnya. Flat. Sampai akhirnya, Ji Young menyarankan bahwa sebaiknya hubungan itu diakhiri saja.

Tanpa diduga, lelaki itu benar benar mengakhiri hubungannya dengan kekasihnya. Ji Young tidak menyangka akan hal itu.

Kemudian setelah itu, entah kenapa hubungan mereka agak merenganggang bahkan nyaris saling menjauh.

“Hai, sayang.” Ji Young menoleh ke arah suara.

“Oh haii,”

“Sudah selesai menikmati keindahan disini, hmm?”

“Tidak akan pernah ada kata selesai untuk menikmati keindahan di sini, hahaha.”

Lee Donghae. Ya, semua itu berawal ketika Donghae mendekati Ji Young. Ji Young menceritakan kedekatannya dengan lelaki itu, setelah lelaki itu baru saja memutuskan hubungannya dengan kekasihnya. Ji Young bercerita bahwa Donghae ingin hubungan dengannya lebih dari sekedar teman. Lalu Ji Young mengiakan.

Perempuan mana yang menolak jika diberi emas. Donghae dengan wajah malaikat penuh karisma. Tampan. Cerdas. Jadilah Ji Young sebagai kekasih Lee Donghae.

Donghae mengetahui kedekatan Ji Young dengan lelaki itu. Kedekatan lebih dari sekedar teman yang membuat api cemburu membara pada seorang Lee Donghae. Sampai nyaris pukulan menghantam wajah lelaki itu. Nyaris.

Mulai dari situ lah, lelaki itu mulai menjauh dari Ji Young. Tapi Ji Young tidak mengetahui alasan yang jelasnya seperti apa yang membuat mereka menjauh.

Sedangkan Donghae pun kecewa pada Ji Young yang lebih membela lelaki itu. Keduanya menjauh. Menjauh dari Ji Young.

Setelah sekian lama, Ji Young baru menyadari satu hal penting dalam hidupnya.

“Lelaki itu mencintaimu bodoh!”

Yangbenarsaja! Hubungan kita hanya sebatas teman. Tidaklebih.”

Kau sadar tidak? Perkataanmu barusan adalah salah satu penyebab lelaki itu menjauh darimu!”

Lalu apa masalahnya? Kita hanya teman. Benarkan? Ada yang salah?”

Kau ini tidak peka atau tidak punya perasaan? Atau mungkin kau ini tidak punya hati?”

Apa maksudmu?”

Asal kau tausaja, lelaki itu mencintaimu jauh sebelum kalian saling mengenal.”

Yang benar sajakau, gila! Tidakmungkin.”

Coba saja kau tanya langsung pada orangnya kalau kau tak percaya.”

Jadi, apa maksudnya? Lelaki itu mencintainya. Jauh sebelum mereka saling mengenal?

Jadi selama ini, semua perlakuannya terhadap Ji Young memang bukan sekedar teman dekat? Ya tuhan, Ji Young baru menyadari itu semua.

Ji Young mendapat kabar bahwa lelaki itu pergi ke Jepang selama seminggu. Resah. Khawatir. Ji Young benar benar memikirkam lelaki itu. Ia membutuhkan sebuah penjelasan.

Tidak perlu kau tunjukan rasa khawatirmu,”

Apa lagi maksudmu?!”

Kau sudah telat, tidak ada gunanya bodoh, percuma air matamu menetes, tidak ada gunanya lagi. Semua sudah terlambat.”

Ji Young memikirkan perkataan sahabatnya.

Semua belum terlambat.

Ji Young menantikan kepulangan lelaki itu dari Jepang. Dan kekhawatirannya mereda ketika Ji Young sudah melihat batang hidung lelaki itu. Namun ada yang berbeda.

“Kau kenapa?”

“Kenapa apanya?”

“Kau berubah,”

“Kau yang menganggapnya berubah.”

“Kau berubah. Sekarang, kau cuek, kau tidak perduli lagi, kita tidak pernah duduk bersama lagi, mengerjakan tugas bersama. Kau dingin dan kau memang berubah.”

“Memangnya harus selalu duduk berdua dan mengerjakan tugas bersama?”

DEG!

Tidak juga…

Tidak juga, tapi kau memang berubah.”

Kau sendiri bagaimana, hah?!”

ApaAku ter..lambat?”

Mungkin,”

Bagai tersambar petir disiang hari. Ternyata benar, Ji Young… Ia terlambat. Dan bodohnya, Ji Young baru membalas perasaan lelaki itu saat lelaki itu akan pergi jauh dari dirinya. Bahkan Ji Young tidak memiliki setitik kesempatan untuk mendapat balasan akan perasaannya saat ini. Ji Young mencintainya. Sedangkan lelaki itu, menjauh darinya.

Aku berharap kau tidak akan pernah pergi.

Aku berharap jarum jam berputar kearah kiri.

Seandainya aku peka terhadap perasaanmu.

Seandainya aku bisa tau bahwa kau mencintaiku.

Aku juga mencintaimu.

Namun, cinta ini datang tidak tepat pada waktunya.

Cinta ini datang terlambat.

Waktu ini salah!

Seharusnya sekarang kau yang memelukku dari belakang.

Menikmati terbitnya sang fajar diufuk timur.

Menikmati tenggelam nya sang fajar di waktu senja.

Seharusnya bersamamu.

Bukan bersamanya.

Kini, jarak dan waktu memisahkan kita.

Kau dan dia

Aku dengannya

Akan selalu kusimpan namamu dihatiku,

menyertai doaku,

berharap kau kembali untukku

***

To be continued! ^^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s